AIR MENJADI ANGGUR

Pembacaan Alkitab

Injil Matius 2:1-11

(9) Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu — dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya — ia memanggil mempelai laki-laki,

(10) dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

 

Makna Kehidupan Sehari-Hari

Kita sering membaca kisah dari ayat tersebut di atas, dan banyak sekali pengertian yang Roh Kudus ajarkan kepada kita melalui renungan pribadi maupun ketika mendengar pengajaran dari hamba Tuhan lain.

Dalam tradisi perkawinan Yahudi, anggur merupakan simbol dari hubungan perjanjian antara pengantin laki-laki dan pengantin wanita. Anggur juga menjadi salah satu minuman yang hidangkan oleh tuan rumah untuk para tamu yang hadir.

Ketika menghadiri satu acara perkawinan di Kota Kana, Yesus melakukan mujizat dengan mengubah air menjadi anggur. Mujizat yang pertama kali dibuat oleh Yesus yang tercatat di Kitab Perjanjian Baru, sebelum melakukan mujizat yang lain. Mujizat air menjadi anggur, memberikan pesan yang mendalam bagi kita umat yang dikasihi-Nya, sebagai berikut:

Ikatan Perjanjian

Yesus mengikat perjanjian antara Diri-Nya sebagai mempelai laki-laki bersama umat-Nya sebagai mempelai wanita dengan menggunakan anggur yang bukan dari dunia, melainkan dari Diri-Nya sendiri. Ikatan perjanjian tersebut merupakan jaminan bagi umat yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

Melalui pengorbanan di kayu salib saat darah-Nya tercurah, Yesus menggenapi perjanjian yang Dia mulai dengan mengubah air menjadi anggur yang melambangkan darah-Nya sendiri.

Yesus bukan hanya milik agama atau kelompok tertentu; Yesus adalah milik umat manusia di dunia yang dikaruniakan Bapa di Sorga, agar setiap umat manusia yang percaya kepada Yesus memperoleh penebusan dan jaminan keselamatan hidupnya.

 

Tuntas Sampai Akhir

Kita, ketika memulai suatu pekerjaan atau aktivitas, selalu memulai dengan penuh semangat. Namun, berjalannya waktu dan berbagai proses yang dihadapi, semangat yang kita miliki diawal perlahan mulai pudar.

Contoh: Ingatkan saudara, ketika menjadi siswa atau mahasiswa baru di sekolah impian, anda merasakan gairah dan semangat untuk belajar? Atau, ketika saudara mendapatkan pekerjaan baru, anda merasa sangat senang dan penuh dengan semangat? Berjalannya waktu, tugas-tugas mulai menumpuk, terjadi gesekan masalah dengan teman yang lain, mendapat tekanan dari pimpinan, dan sebagainya, tanpa kita sadari semangat kita mulai menurun dan pudar.

Dari contoh di atas, banyak sekali orang yang akhirnya gagal menyelesaikan tugas karena merasa putus asa, kecewa, marah, sehingga memutuskan keluar dari panggilan hidup yang sedang dijalaninya. Mengapa demikian? Karena orang hanya mengandalkan kekuatan dan kemampuan dari dirinya sendiri, bahkan bergantung kepada orang lain untuk menopang dirinya.

Ayat 10 tertulis sangat bagus sekali: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang." Dengan anggur yang dari Yesus, sampai pesta berakhir, anggur yang dihidangkan adalah anggur yang baik, bukan anggur yang kurang baik. Artinya, kalau kita selalu berhasrat dan merindukan Yesus di setiap aspek kehidupan, maka kita akan terus memiliki anggur yang melambangkan semangat, gairah, dan kekuatan yang ajaib yang bersumber dari Yesus.

Dampak dari anggur yang mengalir di dalam hidup, tidak hanya kita yang menikmati hingga mampu menuntaskan panggilan hidup yang Tuhan percayakan sampai akhir, melainkan orang-orang disekitar kita pun akan diberkati juga yang akan merasakan semangat, gairah, dan kekuatan yang mengalir keluar dari hidup kita, umat milik-Nya.

 

Mari, kita selalu undang Yesus dalam segala aspek kehidupan kita, baik di pelayanan kerohanian, pendidikan sekolah dan kuliah, pekerjaan, bahkan di lingkungan dimanapun kita berada. Dan Yesus akan terus mengalirkan anggur-Nya, anggur yang tidak disediakan oleh dunia ini; anggur illahi yang menjadi jaminan hidup kita memperoleh keselamatan yang kekal.

#untuk kalangan sendiri


Komentar